Tahukah Anda, Ternyata Gula Batu Tidak Lebih Sehat Dari Gula Pasir

Untuk saat ini, gula batu sering digunakan karena dianggap lebih nikmat, bahkan ada yang beranggapan lebih sehat daripada gula pasir. Tapi Tahukah Anda, Ternyata Gula Batu Tidak Lebih Sehat Dari Gula Pasir

Berjumpa kembali dengan kami agen resmi penjualan obat-obatan herbal berkhasiat yang terbuat dari bahan-bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia sedikitpun. Salah satunya adalah menyediakan Triflex Capsule yang merupakan produk herbal yang berkhasiat dalam mengobati segala macam keluhan yang menyerang tulang dan persendian. Kami melayani konsumen dengan layanan spesial kami yakni Barang Sampai Baru Bayar dan juga memberikan Garansi Uang Kembali Jika Pesanan Tidak Sampai.
Seperti bisa disini kami memberikan informasi penting dan menarik mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan. Jika sebelumnya kami telah memposting informasi mengenai Olahraga Sebelum Sarapan Lebih Ampuh Membakar Lemak. Nah, dikesempatan ini informasi yang akan kami sajikan adalah mengenai Gula batu yang pada kenyataanya tidaklah lebih sehat dari gula pasir. Untuk informasi lengkapnya silahkan simak dibawah ini.

tahukah-anda-ternyata-gula-batu-tidak-lebih-sehat-dari-gula-pasir

Tahukah Anda, Ternyata Gula Batu Tidak Lebih Sehat Dari Gula Pasir — Rasa manis yang khas dari gula tidak hanya didapatkan dengan menambahkan gula pasir ke teh atau kopi, tetapi juga bisa dengan mudah ditemukan di berbagai makanan dan minuman, mulai dari snack tradisional khas Indonesia sampai minuman ringan ketika anda berjalan-jalan. Perlu diingat, konsumsi gula berlebihan bisa memberikan efek tidak baik bagi tubuh, sebut saja obesitas, atau memicu diabetes.

Seiring dampak yang ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan, muncul anggapan di masyarakat, bahwa gula batu merupakan alternatif yang lebih sehat dibanding dengan gula pasir. Namun perlu anda ketahui, bahwa anggapan tersebut tidaklah benar. Berikut penjelasannya.

Gula batu didapatkan dari proses kristalisasi larutan gula cair yang jenuh. Proses ini hanya mengubah bentuknya, tapi tidak sampai mengubah kandungannya. Kalaupun ada perbedaan kandungan gula, selisihnya hanya 0,21% (GNPD, 2015). Dengan demikian, sama seperti gula pasir, gula batu yang dikonsumsi secara berlebihan juga dapat menjadi pemicu diabetes.

World Health Organization (WHO) memberikan batasan konsumsi gula harian maksimal 50 gram sehari, atau setara dengan empat sendok makan. WHO bahkan merekomendasikan supaya anda membatasu asupan gula sampai hanya 25 gram gula sehari, atau setara dua sendok makan, untuk mendapatkan benefit kesehatan tambahan.

Kenyataannya, masih banyak orang yang belum bisa menghindari rasa manis. Coba bayangkan, siapa tahan untuk tak tergoda melihat kue donat bertabur gula di sore hari? Atay relakah anda mengurangi nikmatnya bekerja dan menyelesaikan tugas-tugas ditemani kopi atau teh dengan rasa manis favorit?

Sebenarnya rasa nikmat tersebut tak perlu Anda korbankan. Ya, dengan gula rendah kalori Anda tetap bisa menikmati manisnya hidup. Gula rendah kalori memiliki kelebihan untuk menjaga kadar gula darah Anda dan diabetisi agar tetap normal. Hidup sehat pun bisa tetap menyenangkan.

| Tahukah Anda, Ternyata Gula Batu Tidak Lebih Sehat Dari Gula Pasir |

Advertisements

2 responses to “Tahukah Anda, Ternyata Gula Batu Tidak Lebih Sehat Dari Gula Pasir

  1. Pingback: Penyakit Yang Bisa Ditularkan Lewat Sebuah Toilet | Cara Pemesanan Triflex Capsule·

  2. Pingback: Penyakit Yang Bisa Ditularkan Lewat Sebuah Toilet | Cara Pemesanan Triflex Capsule·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s